Marketing Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Cabangbungin Bekasi Kodepos 17720 085221996036

Marketing Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Cabangbungin Bekasi Kodepos 17720 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/marketing-obat-kanker-servik-wakasa-cni-di-cabangbunginbekasikodepos-17720-085221996036/Marketing Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Cabangbungin Bekasi Kodepos 17720 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah hal yang demikian, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia pengaruh gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan oleh regu Peneliti dari Penyakit Bagian Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa rupanya berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung bagian gizi yang lengkap.

\”CGF ini secara natural mampu memaksimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, merupakan ganggang hijau air tawar yang menolong dalam proses regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) secara khusus dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jikalau telah disuarakan positif menderita penyakit DBD melewati pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tak percaya diri lagi dengan bertambahnya umur, nih ada solusi yang diberikan oleh CNI, seperti yang diinformasikan sebelumnya, selain untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI memiliki fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold adalah komponen dari W Sun Wakasa.

Tak hanya untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru terhadap kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga seandainya anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh semangat dan segar.

Asam nukelat yaitu inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita merupakan mencegah kerusakan sel dan koreksi sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak yaitu penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat sangat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang dikasih oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold ialah CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 adalah kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk rekomendasi kosumsi dengan menjaga kondisi tubuh agar sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk membantu pengerjaan penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa adalah jenis ganggang hijau air tawar yang diketahui memiliki khasiat kesehatan. Selain mengandung bermacam-macam zat gizi, ganggang tersebut juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mendorong pertumbuhan, peremajaan, dan koreksi sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella kini mudah didapat dalam wujud suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang rupanya mempunyai manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar pakar kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu membeberkan nutraceutical bukan sekadar suplemen makanan biasa. Nutraceutical dihasilkan dengan mencontoh cara-cara standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, penggunaan nutraceutical makin populer karena mereka berharap mempertahankan kwalitas hidup sampai lanjut umur.\” Berkaitan dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, semua memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pemakaian gaya hidup sehat yaitu langkah terbaik untuk memecahkan situasi sulit hal yang demikian. Namun, karena elemen kesibukan, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella betul-betul menolong.” Dia menuturkan banyak penelitian medis membuktikan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta rekomendasi supaya terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Ketika berjumpa lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, walaupun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI mengungkapkan faktor pengolahan mengendalikan peran penting dalam menjadikan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella memiliki dinding sel yang sungguh-sungguh kukuh yang membikin sulit dicerna. Supaya kandungan manfaatnya dapat diresapi secara maksimal, dinding sel ini wajib dituntaskan secara khusus dahulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, tenaga cerna tubuh manusia terhadap chlorella hanya 12%. Dengan pemanasan, angkanya hanya meningkat menjadi 26,6%. Namun, walhasil ditemukan sistem penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh hingga 80%, yaitu mengaplikasikan alat yang disebut dynomill. Alat ini telah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang benar-benar besar, pengembangan produk turunannya terus dimaksimalkan. Salah satu akibatnya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dilakukan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dilaksanakan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separuh dari pasien-pasien itu diberikan tambahan suplemen ekstrak chlorella tersebut, setengahnya lagi tidak. Walhasil, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, sedangkan yang tidak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, situasi tubuh saya tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tidak serasi dengan pikiran aku hingga ke gerakan tangan kanan saya yang kian lama kian lemah. Itu buah hati saya mengamati situasi saya, dia lantas membawa aku ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani berjenis-jenis pemeriksaan termasuk menjalankan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta saya untuk segera opname malam itu juga. Tetapi saya bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk menjalankan rawat jalan saja. Jadi, malam itu aku masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang dikasih oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Tetapi keesokan harinya ternyata kondisi aku menjadi semakin lemah dan saya malahan mulai menjadi susah sulit berjalan, Kecuali itu, tangan kanan saya tak dapat digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi susah mengobrol. Setelah dipaksa oleh anak buah hati, saya malah lantas dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Sesudah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, aku malah diharuskan untuk lantas opname.

Karenanya, pada tanggal 6 Juli 2008, aku mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani berjenis-jenis jenis pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter saraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melaksanakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga meniru saran buah hati aku untuk mengonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, saya melaksanakan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit keadaan saya mulai mengalami peningkatan. Kalau pada hari pertama dan kedua saya betul betul tak bisa menggerakkan komponen kanan tubuh saya dan sulit untuk berkomunikasi. Maka, di hari Keempat dan kelima, saya sudah menampakkan sedikit perkembangan., Bahkan pada hari keenam aku telah dapat bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) tersebut, saya telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Setelah memandang perkembangan situasi saya sesudah opname selama enam hari, dokter pun mengijinkan aku untuk pulang Ke rumah. Tetapi sebelum pulang aku diwajibkan untuk mengerjakan terapi infrared terpenting dahulu.

Sesudah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan keadaan saya telah menjadi semakin menggembirakan. Saya masih terus mengonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak ketika masih opname. Sekarang, 2 bulan sesudah terserang stroke, aku telah bisa berkegiatan seperti lazim. Saya telah bisa berjalan dengan bagus, berdiskusi dengan normal dan tangan kanan saya malah telah bisa bergerak, meskipun masih sedikit kaku secara khusus untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya mengungkapkan banyak terima kasih atas perhatiannya. Semoga testimonial saya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Selain itu semenjak mengalami stroke, saya juga kian yakin sekiranya produk produk CNI benar benar adalah produk favorit yang dapat menolong aku dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.

Produsen Herbal Kanker Servik Wakasa CNI Di Tambelang Bekasi Kodepos 17621 085221996036

Produsen Herbal Kanker Servik Wakasa CNI Di Tambelang Bekasi Kodepos 17621 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/produsen-herbal-kanker-servik-wakasa-cni-di-tambelangbekasikodepos-17621-085221996036/Produsen Herbal Kanker Servik Wakasa CNI Di Tambelang Bekasi Kodepos 17621 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Awal tahun 2019 ini, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah tersebut, tak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia pengaruh gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Gizi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ternyata berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung komponen nutrisi yang komplit.

\”CGF ini secara natural mampu memaksimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, merupakan ganggang hijau air tawar yang membantu dalam cara kerja regenerasi sel dan menolong mempercepat masa penyembuhan (recovery) khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jika sudah diucapkan positif menderita penyakit DBD melewati pemeriksaan lab.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang dikasih oleh CNI, seperti yang dikabarkan sebelumnya, selain untuk membantu melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI mempunyai fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold adalah komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga apabila anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh semangat dan segar.

Asam nukelat yaitu inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita adalah mencegah kerusakan sel dan perbaikan sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak ialah penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat amat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang dikasih oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold adalah CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 ialah kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk rekomendasi kosumsi dengan menjaga kondisi tubuh agar sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk menolong cara kerja penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa adalah macam ganggang hijau air tawar yang diketahui mempunyai khasiat kesehatan. Kecuali mengandung bermacam zat gizi, ganggang tersebut juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mendorong pertumbuhan, peremajaan, dan pembetulan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella sekarang mudah didapatkan dalam wujud suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pengaplikasian suplemen makanan yang rupanya memiliki manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar spesialis kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menerangkan nutraceutical bukan sekadar suplemen makanan lazim. Nutraceutical dibuat dengan mengikuti metode-sistem standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pemakaian nutraceutical makin populer karena mereka ingin mempertahankan kwalitas hidup hingga lanjut umur.\” Terkait dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang hal yang demikian kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tidak sehat, paparan sang surya, semua memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pemakaian gaya hidup sehat yakni langkah terbaik untuk menuntaskan permasalahan hal yang demikian. Tetapi, sebab faktor kegiatan, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella betul-betul menolong.” Ia menuturkan banyak penelitian medis menggambarkan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria minta rekomendasi agar terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Saat bersua lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, meskipun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI menyuarakan faktor pengolahan memegang peran penting dalam mewujudkan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang betul-betul kukuh yang membikin sulit dicerna. Supaya kandungan manfaatnya bisa diresapi secara optimal, dinding sel ini sepatutnya dipecahkan terutama dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, energi cerna tubuh manusia kepada chlorella cuma 12%. Dengan pemanasan, angkanya hanya meningkat menjadi 26,6%. Namun, walhasil ditemukan sistem penghancur dinding sel chlorella sehingga dapat dicerna oleh tubuh hingga 80%, yaitu mengaplikasikan alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang benar-benar besar, pengembangan produk turunannya terus dimaksimalkan. Salah satu akibatnya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dilakukan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu mengaplikasikan produk Wakasa Gold. Penelitian dijalankan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separo dari pasien-pasien itu diberikan tambahan suplemen ekstrak chlorella tersebut, setengahnya lagi tidak. Alhasil, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih cepat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, walaupun yang tak mengonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian hal yang demikian.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, situasi tubuh saya tiba tiba menurun. Diawali dengan gerakan kaki yang tidak serasi dengan pikiran saya hingga ke gerakan tangan kanan saya yang kian lama kian lemah. Seperti si kecil aku mengamati situasi saya, dia seketika membawa aku ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk melakukan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta saya untuk seketika opname malam itu juga. Tetapi aku bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk menjalankan rawat jalan saja. Jadi, malam itu saya masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang diberi oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Melainkan keesokan harinya rupanya keadaan aku menjadi kian lemah dan aku pun mulai menjadi sulit sulit berjalan, Selain itu, tangan kanan saya tak bisa digerakkan sama sekali dan saya juga menjadi sulit berbicara. Setelah dipaksa oleh si kecil si kecil, saya pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, saya bahkan diwajibkan untuk langsung opname.

Maka, pada tanggal 6 Juli 2008, saya mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani berbagai ragam pemeriksaan yang dikerjakan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melaksanakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga mencontoh anjuran si kecil aku untuk mengkonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, aku melakukan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan aku dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit keadaan saya mulai mengalami peningkatan. Jikalau pada hari pertama dan kedua aku betul betul tak bisa menggerakkan bagian kanan tubuh aku dan sulit untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku sudah menampilkan sedikit perkembangan., Malah pada hari keenam saya sudah bisa bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, aku telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah memperhatikan perkembangan keadaan aku sesudah opname selama enam hari, dokter malahan mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Tapi sebelum pulang aku diharuskan untuk menjalankan terapi infrared terutamanya dulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan situasi aku telah menjadi semakin menggembirakan. Saya masih terus mengonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak saat masih opname. Kini, 2 bulan setelah terserang stroke, aku telah bisa beraktivitas seperti awam. Aku sudah bisa berjalan dengan bagus, berbicara dengan normal dan tangan kanan saya pun sudah bisa bergerak, walaupun masih sedikit kaku terlebih untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima beri atas perhatiannya. Semoga testimonial aku bisa berkhasiat untuk orang banyak. Kecuali itu sejak mengalami stroke, saya juga kian yakin apabila produk produk CNI benar benar yaitu produk unggulan yang bisa menolong aku dan keluarga aku untuk menjaga kesehatan.

Produsen Herbal Demam Berdarah Wakasa CNI Di Setu Bekasi Kodepos 17320 085221996036

Produsen Herbal Demam Berdarah Wakasa CNI Di Setu Bekasi Kodepos 17320 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/produsen-herbal-demam-berdarah-wakasa-cni-di-setubekasikodepos-17320-085221996036/Produsen Herbal Demam Berdarah Wakasa CNI Di Setu Bekasi Kodepos 17320 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah tersebut, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia imbas gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tidak sukses diselamatkan sebab kehilangan cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan oleh regu Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa rupanya berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung komponen nutrisi yang lengkap.

\”CGF ini secara natural sanggup memaksimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan cara kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, adalah ganggang hijau air tawar yang menolong dalam cara kerja regenerasi sel dan menolong mempercepat masa penyembuhan (recovery) khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa sekiranya telah diungkapkan positif menderita penyakit DBD lewat pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tak percaya diri lagi dengan bertambahnya umur, nih ada solusi yang diberikan oleh CNI, seperti yang dilansir sebelumnya, kecuali untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI mempunyai fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengkonsumsi Wakasa Gold yaitu komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak hanya untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga bila anda mengosumsi Wakasa, diharapkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh motivasi dan segar.

Asam nukelat merupakan inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita yakni mencegah kerusakan sel dan pembenaran sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak ialah penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat sungguh-sungguh penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberi oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold adalah CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yakni kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk anjuran kosumsi dengan menjaga kondisi tubuh supaya sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk membantu pelaksanaan penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa adalah macam ganggang hijau air tawar yang dikenal memiliki khasiat kesehatan. Selain mengandung berjenis-jenis zat gizi, ganggang hal yang demikian juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mendukung pertumbuhan, peremajaan, dan perbaikan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella sekarang gampang didapatkan dalam wujud suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang rupanya mempunyai manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar ahli kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menjelaskan nutraceutical bukan sekadar suplemen makanan umum. Nutraceutical dijadikan dengan meniru sistem-cara standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pengaplikasian nutraceutical makin populer sebab mereka berkeinginan mempertahankan mutu hidup sampai lanjut umur.\” Berhubungan dengan chlorella, lanjut Winsy, selain kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, segala memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pemakaian gaya hidup sehat adalah langkah terbaik untuk menyelesaikan permasalahan hal yang demikian. Namun, karena unsur kegiatan, banyak orang kesulitan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella amat membantu.” Ia menuturkan banyak penelitian medis membuktikan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta rekomendasi agar terhindar dari penyakit itu. Saya anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Ketika berjumpa lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, meskipun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI mengungkapkan elemen pengolahan memegang peran penting dalam mewujudkan suplemen chlorella yang memberi manfaat optimal. \”Karena ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang betul-betul kukuh yang membuat sulit dicerna. Supaya kandungan manfaatnya bisa diresapi secara maksimal, dinding sel ini wajib diselesaikan khususnya dahulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, kekuatan cerna tubuh manusia kepada chlorella cuma 12%. Dengan pemanasan, angkanya cuma meningkat menjadi 26,6%. Tapi, akhirnya ditemukan metode penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh hingga 80%, yakni memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini telah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang sangat besar, pengembangan produk turunannya terus dikembangkan. Salah satu alhasil berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dijalankan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dilakukan regu gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Setengah dari pasien-pasien itu dikasih tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tak. Akhirnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meskipun yang tak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian hal yang demikian.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, keadaan tubuh aku tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tak serasi dengan pikiran aku hingga ke gerakan tangan kanan aku yang semakin lama semakin lemah. Semacam buah hati aku melihat kondisi saya, ia langsung membawa aku ke Rumah Sakit Beri Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Sesudah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk menjalankan CT Scan dan Rontgen, dokter minta saya untuk seketika opname malam itu juga. Tapi saya bersikeras menolak opname dan menetapkan untuk menjalankan rawat jalan saja. Jadi, malam itu saya masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang diberikan oleh dokter Rumah Sakit Kasih Ibu.
Tapi keesokan harinya terbukti kondisi aku menjadi kian lemah dan saya bahkan mulai menjadi susah susah berjalan, Selain itu, tangan kanan aku tidak bisa digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi sulit berbincang-bincang. Setelah dipaksa oleh si kecil buah hati, saya bahkan seketika dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, aku bahkan diwajibkan untuk seketika opname.

Karenanya, pada tanggal 6 Juli 2008, saya mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani berjenis-jenis jenis pemeriksaan yang dikerjakan oleh dokter saraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga mencontoh saran si kecil saya untuk mengonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, aku melakukan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang pakar. Sedikit demi sedikit kondisi aku mulai mengalami peningkatan. Seandainya pada hari pertama dan kedua aku betul betul tidak dapat menggerakkan komponen kanan tubuh aku dan susah untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku telah menampilkan sedikit perkembangan., Pun pada hari keenam saya sudah bisa bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) tersebut, saya telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah memandang perkembangan keadaan aku sesudah opname selama enam hari, dokter malah mengijinkan aku untuk pulang Ke rumah. Tetapi sebelum pulang aku diwajibkan untuk melakukan terapi infrared terlebih dahulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi saya telah menjadi semakin menggembirakan. Aku masih terus mengonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tidak sebanyak dikala masih opname. Kini, 2 bulan sesudah terserang stroke, aku sudah bisa beraktivitas seperti lazim. Saya telah dapat berjalan dengan bagus, berdialog dengan normal dan tangan kanan aku bahkan telah bisa bergerak, walaupun masih sedikit kaku terutama untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya aku menyatakan banyak terima kasih atas perhatiannya. Semoga testimonial aku dapat berguna untuk orang banyak. Kecuali itu sejak mengalami stroke, aku juga semakin yakin kalau produk produk CNI benar benar yakni produk favorit yang dapat membantu aku dan keluarga aku untuk menjaga kesehatan.

Juragan Obat Kanker Wakasa CNI Di Cikarang Utara Bekasi Kodepos 17534 085221996036 https://bit.ly/3b3kS5F

Juragan Obat Kanker Wakasa CNI Di Cikarang Utara Bekasi Kodepos 17534 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/juragan-obat-kanker-wakasa-cni-di-cikarang-utarabekasikodepos-17534-085221996036/Juragan Obat Kanker Wakasa CNI Di Cikarang Utara Bekasi Kodepos 17534 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah tersebut, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia dampak gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak sukses diselamatkan sebab kehilangan cairan tubuh.

Menurut penelitian yang dijalankan oleh tim Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung komponen nutrisi yang lengkap.

\”CGF ini secara alami mampu mengembangkan pertumbuhan sel, meningkatkan cara kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, adalah ganggang hijau air tawar yang membantu dalam pelaksanaan regenerasi sel dan menolong mempercepat masa penyembuhan (recovery) khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Dianjurkan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jikalau telah dinyatakan positif menderita penyakit DBD melalui pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tidak percaya diri lagi dengan bertambahnya umur, nih ada solusi yang dikasih oleh CNI, seperti yang dikabarkan sebelumnya, selain untuk membantu melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI mempunyai fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold yaitu komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan dapat untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru terhadap kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan konsentrasi tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga jikalau anda mengosumsi Wakasa, diharapkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh semangat dan segar.

Asam nukelat merupakan inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat hal yang demikian memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita merupakan mencegah kerusakan sel dan perbaikan sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak adalah penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat sangat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang dikasih oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yakni CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 merupakan kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk rekomendasi kosumsi dengan menjaga kondisi tubuh supaya sehat dengan 10 sampai 15 ml per hari nya. Dan untuk menolong proses penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa ialah jenis ganggang hijau air tawar yang dikenal memiliki khasiat kesehatan. Kecuali mengandung bermacam zat nutrisi, ganggang tersebut juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang menunjang pertumbuhan, peremajaan, dan pembetulan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella sekarang gampang didapatkan dalam format suplemen kesehatan. Kini eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang ternyata memiliki manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar pakar kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menjelaskan nutraceutical bukan sekedar suplemen makanan awam. Nutraceutical diciptakan dengan mengikuti metode-cara standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pemakaian nutraceutical makin populer sebab mereka mau mempertahankan kualitas hidup sampai lanjut usia.\” Terkait dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang hal yang demikian kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, segala memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pemakaian gaya hidup sehat adalah langkah terbaik untuk memecahkan dilema tersebut. Tapi, sebab faktor kesibukan, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella sangat menolong.” Dia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah member militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria minta saran supaya terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Dikala bertemu lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, meskipun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI mengucapkan elemen pengolahan mengontrol peran penting dalam mewujudkan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang benar-benar kukuh yang membikin susah dicerna. Agar kandungan manfaatnya dapat diserap secara optimal, dinding sel ini wajib dituntaskan terpenting dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, tenaga cerna tubuh manusia terhadap chlorella hanya 12%. Dengan pemanasan, angkanya cuma meningkat menjadi 26,6%. Tapi, akhirnya ditemukan cara penghancur dinding sel chlorella sehingga dapat dicerna oleh tubuh sampai 80%, merupakan memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang sangat besar, pengembangan produk turunannya terus dikembangkan. Salah satu kesudahannya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dijalankan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dijalankan regu gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Pakar Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separuh dari pasien-pasien itu dikasih tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tak. Hasilnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meskipun yang tidak mengonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian hal yang demikian.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, keadaan tubuh aku tiba tiba menurun. Diawali dengan gerakan kaki yang tidak selaras dengan pikiran aku hingga ke gerakan tangan kanan aku yang semakin lama semakin lemah. Itu si kecil aku melihat keadaan saya, dia seketika membawa aku ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani pelbagai pemeriksaan termasuk mengerjakan CT Scan dan Rontgen, dokter minta aku untuk seketika opname malam itu juga. Melainkan saya bersikeras menolak opname dan menentukan untuk melakukan rawat jalan saja. Jadi, malam itu aku masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang dikasih oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Tapi keesokan harinya terbukti keadaan aku menjadi kian lemah dan aku pun mulai menjadi sulit susah berjalan, Selain itu, tangan kanan saya tidak dapat digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi susah mengobrol. Setelah dipaksa oleh si kecil si kecil, aku bahkan seketika dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Sesudah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, aku bahkan diwajibkan untuk langsung opname.

Maka, pada tanggal 6 Juli 2008, saya mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani beraneka macam pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk mengerjakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga mengikuti rekomendasi anak aku untuk mengkonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, saya melakukan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit kondisi saya mulai mengalami peningkatan. Bila pada hari pertama dan kedua aku betul betul tak bisa menggerakkan bagian kanan tubuh aku dan sulit untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku telah menonjolkan sedikit perkembangan., Pun pada hari keenam aku telah bisa bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan sudah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, aku telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah melihat perkembangan kondisi aku setelah opname selama enam hari, dokter bahkan mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Tetapi sebelum pulang aku diwajibkan untuk menjalankan terapi infrared terlebih dahulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi aku sudah menjadi semakin menggembirakan. Aku masih terus mengkonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak ketika masih opname. Sekarang, 2 bulan sesudah terserang stroke, saya sudah bisa berkegiatan seperti lazim. Saya sudah dapat berjalan dengan baik, berbincang-bincang dengan normal dan tangan kanan aku malahan telah bisa bergerak, meski masih sedikit kaku secara khusus untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima kasih atas perhatiannya. Semoga testimonial saya bisa berkhasiat untuk orang banyak. Selain itu semenjak mengalami stroke, aku juga semakin yakin seandainya produk produk CNI benar benar yaitu produk unggulan yang bisa membantu aku dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.

Order Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Pondokgede (Pondok Gede) Bekasi Kodepos 17412 085221996036

Order Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Pondokgede (Pondok Gede) Bekasi Kodepos 17412 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/order-obat-demam-berdarah-wakasa-cni-di-pondokgede-pondok-gedebekasikodepos-17412-085221996036/Order Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Pondokgede (Pondok Gede) Bekasi Kodepos 17412 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah hal yang demikian, tak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tidak sedikit, penderita yang meninggal dunia dampak gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak sukses diselamatkan sebab kehilangan cairan tubuh.

Menurut penelitian yang dikerjakan oleh regu Peneliti dari Penyakit Bagian Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung komponen nutrisi yang komplit.

\”CGF ini secara alami cakap mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan metode kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yakni ganggang hijau air tawar yang menolong dalam progres regenerasi sel dan menolong mempercepat masa penyembuhan (recovery) terutama dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa apabila telah dinyatakan positif menderita penyakit DBD via pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tidak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang diberikan oleh CNI, seperti yang diinformasikan sebelumnya, kecuali untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI mempunyai fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengkonsumsi Wakasa Gold yakni komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru terhadap kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan konsentrasi tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga jikalau anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh motivasi dan segar.

Asam nukelat merupakan inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita merupakan mencegah kerusakan sel dan koreksi sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak yaitu penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat sangat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberikan oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yakni CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yakni kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk anjuran kosumsi dengan menjaga situasi tubuh supaya sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk membantu proses penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa merupakan ragam ganggang hijau air tawar yang diketahui mempunyai khasiat kesehatan. Kecuali mengandung berbagai zat nutrisi, ganggang tersebut juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mendukung pertumbuhan, peremajaan, dan perbaikan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella sekarang mudah diperoleh dalam bentuk suplemen kesehatan. Kini eranya nutraceutical, penggunaan suplemen makanan yang terbukti mempunyai manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar ahli kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menerangkan nutraceutical bukan sekedar suplemen makanan biasa. Nutraceutical diciptakan dengan meniru sistem-sistem standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pengaplikasian nutraceutical makin populer karena mereka ingin mempertahankan kwalitas hidup sampai lanjut usia.\” Terkait dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, semua memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, penerapan gaya hidup sehat adalah langkah terbaik untuk memecahkan problem tersebut. Tapi, sebab faktor kesibukan, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella amat menolong.” Ia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta anjuran agar terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Saat berjumpa lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, sedangkan mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI menyatakan elemen pengolahan mengontrol peran penting dalam menghasilkan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella memiliki dinding sel yang betul-betul kukuh yang membikin susah dicerna. Supaya kandungan manfaatnya dapat diresapi secara maksimal, dinding sel ini seharusnya diselesaikan terpenting dahulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, kekuatan cerna tubuh manusia kepada chlorella hanya 12%. Dengan pemanasan, angkanya cuma meningkat menjadi 26,6%. Melainkan, kesudahannya ditemukan metode penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh sampai 80%, adalah memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang betul-betul besar, pengembangan produk turunannya terus dikembangkan. Salah satu akhirnya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dikerjakan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu mengaplikasikan produk Wakasa Gold. Penelitian dilaksanakan regu gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Ahli Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 terhadap 84 pasien demam berdarah. Separuh dari pasien-pasien itu dikasih tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tidak. Akhirnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih kencang, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meskipun yang tidak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, kondisi tubuh aku tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tidak serasi dengan pikiran saya sampai ke gerakan tangan kanan saya yang semakin lama kian lemah. Begitu anak saya melihat situasi saya, dia langsung membawa saya ke Rumah Sakit Beri Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Sesudah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk melakukan CT Scan dan Rontgen, dokter minta saya untuk lantas opname malam itu juga. Melainkan saya bersikeras menolak opname dan memastikan untuk menjalankan rawat jalan saja. Jadi, malam itu saya masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang dikasih oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Namun keesokan harinya terbukti kondisi saya menjadi kian lemah dan saya malahan mulai menjadi susah susah berjalan, Kecuali itu, tangan kanan saya tidak bisa digerakkan sama sekali dan saya juga menjadi sulit mengobrol. Sesudah dipaksa oleh anak buah hati, saya pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit tersebut, aku bahkan diwajibkan untuk langsung opname.

Maka, pada tanggal 6 Juli 2008, aku mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani beragam ragam pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter saraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melaksanakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), saya juga mengikuti saran si kecil saya untuk mengonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, saya melakukan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan aku dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit keadaan aku mulai mengalami peningkatan. Apabila pada hari pertama dan kedua aku betul betul tidak bisa menggerakkan komponen kanan tubuh saya dan susah untuk berkomunikasi. Maka, di hari Keempat dan kelima, aku telah menunjukkan sedikit perkembangan., Pun pada hari keenam saya telah bisa bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan sudah dapat berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, saya telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Setelah memandang perkembangan kondisi saya sesudah opname selama enam hari, dokter malah mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Tetapi sebelum pulang saya diwajibkan untuk mengerjakan terapi infrared terutama dahulu.

Sesudah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan situasi saya telah menjadi semakin menggembirakan. Saya masih terus mengonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak saat masih opname. Sekarang, 2 bulan setelah terserang stroke, saya telah dapat berkegiatan seperti lazim. Saya sudah bisa berjalan dengan bagus, berdiskusi dengan normal dan tangan kanan aku malahan sudah dapat bergerak, sedangkan masih sedikit kaku secara khusus untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya aku mengungkapkan banyak terima kasih atas perhatiannya. Semoga testimonial aku bisa berguna untuk orang banyak. Kecuali itu sejak mengalami stroke, aku juga semakin yakin sekiranya produk produk CNI benar benar ialah produk unggulan yang bisa menolong aku dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.

Pengecer Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17156 085221996036

Pengecer Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17156 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/pengecer-obat-kanker-servik-wakasa-cni-di-mustikajaya-mustika-jayabekasikodepos-17156-085221996036/Pengecer Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17156 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Awal tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah hal yang demikian, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tidak sedikit, penderita yang meninggal dunia imbas gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak sukses diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh.

Menurut penelitian yang dikerjakan oleh tim Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa rupanya berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung bagian gizi yang lengkap.

\”CGF ini secara natural cakap mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan metode kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, ialah ganggang hijau air tawar yang menolong dalam progres regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) secara khusus dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa kalau sudah diungkapkan positif menderita penyakit DBD via pemeriksaan lab.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa semakin tua dan tak percaya diri lagi dengan bertambahnya umur, nih ada solusi yang dikasih oleh CNI, seperti yang diberitakan sebelumnya, selain untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI mempunyai fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengkonsumsi Wakasa Gold ialah komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan dapat untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga jikalau anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh motivasi dan segar.

Asam nukelat adalah inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat hal yang demikian memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita yakni mencegah kerusakan sel dan pembenaran sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak ialah penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh sebab itu asam nukelat amat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberi oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yaitu CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yaitu kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk saran kosumsi dengan menjaga keadaan tubuh agar sehat dengan 10 sampai 15 ml per hari nya. Dan untuk menolong pelaksanaan penyembuhan dengan 30 sampai 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa merupakan variasi ganggang hijau air tawar yang dikenal mempunyai khasiat kesehatan. Kecuali mengandung berjenis-jenis zat gizi, ganggang hal yang demikian juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang menunjang pertumbuhan, peremajaan, dan pembenaran sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella kini mudah didapatkan dalam wujud suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, penggunaan suplemen makanan yang ternyata mempunyai manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar pakar kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menjelaskan nutraceutical bukan sekadar suplemen makanan lazim. Nutraceutical dihasilkan dengan mencontoh metode-cara standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, penerapan nutraceutical makin populer karena mereka ingin mempertahankan kwalitas hidup hingga lanjut usia.\” Terkait dengan chlorella, lanjut Winsy, selain kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, semua memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, penggunaan gaya hidup sehat merupakan langkah terbaik untuk menuntaskan situasi sulit hal yang demikian. Tetapi, karena elemen aktivitas, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella benar-benar menolong.” Dia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta anjuran agar terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Saat berjumpa lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, sedangkan mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI menyatakan faktor pengolahan mengontrol peran penting dalam menciptakan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Karena ganggang chlorella memiliki dinding sel yang sangat kukuh yang membikin susah dicerna. Agar kandungan manfaatnya bisa diserap secara optimal, dinding sel ini semestinya dituntaskan terutamanya dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, energi cerna tubuh manusia kepada chlorella cuma 12%. Dengan pemanasan, angkanya hanya meningkat menjadi 26,6%. Tapi, akhirnya ditemukan sistem penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh hingga 80%, ialah memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini telah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang sungguh-sungguh besar, pengembangan produk turunannya terus dioptimalkan. Salah satu kesudahannya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dikerjakan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dilakukan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Ahli Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separuh dari pasien-pasien itu diberi tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tidak. Akhirnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih cepat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, padahal yang tak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, situasi tubuh aku tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tak selaras dengan pikiran aku sampai ke gerakan tangan kanan aku yang kian lama semakin lemah. Itu buah hati saya mengamati keadaan saya, dia segera membawa saya ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani pelbagai pemeriksaan termasuk melakukan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta saya untuk segera opname malam itu juga. Tetapi saya bersikeras menolak opname dan memutuskan untuk mengerjakan rawat jalan saja. Jadi, malam itu aku masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang diberi oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Melainkan keesokan harinya rupanya situasi saya menjadi semakin lemah dan saya malah mulai menjadi susah sulit berjalan, Selain itu, tangan kanan aku tidak dapat digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi sulit berdialog. Setelah dipaksa oleh si kecil si kecil, saya pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, saya bahkan diwajibkan untuk lantas opname.

Maka, pada tanggal 6 Juli 2008, aku mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani bermacam jenis pemeriksaan yang dikerjakan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melaksanakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga mengikuti rekomendasi anak aku untuk mengkonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, saya melaksanakan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan aku dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit kondisi saya mulai mengalami peningkatan. Sekiranya pada hari pertama dan kedua aku betul betul tidak bisa menggerakkan komponen kanan tubuh saya dan susah untuk berkomunikasi. Maka, di hari Keempat dan kelima, aku sudah menunjukkan sedikit perkembangan., Pun pada hari keenam saya telah bisa bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) tersebut, aku sudah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah memperhatikan perkembangan situasi saya sesudah opname selama enam hari, dokter bahkan mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Tapi sebelum pulang aku diharuskan untuk melaksanakan terapi infrared khususnya dahulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi aku sudah menjadi kian menggembirakan. Aku masih terus mengonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, padahal tidak sebanyak dikala masih opname. Sekarang, 2 bulan setelah terserang stroke, aku telah dapat berkegiatan seperti biasa. Aku sudah bisa berjalan dengan baik, mengobrol dengan normal dan tangan kanan saya bahkan telah bisa bergerak, meskipun masih sedikit kaku lebih-lebih untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya aku menyatakan banyak terima beri atas perhatiannya. Semoga testimonial aku bisa bermanfaat untuk orang banyak. Kecuali itu sejak mengalami stroke, saya juga kian yakin jikalau produk produk CNI benar benar merupakan produk unggulan yang dapat menolong saya dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.

Penjual Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Cikarang Barat Bekasi Kodepos 17530 085221996036

Penjual Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Cikarang Barat Bekasi Kodepos 17530 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/penjual-obat-demam-berdarah-wakasa-cni-di-cikarang-baratbekasikodepos-17530-085221996036/Penjual Obat Demam Berdarah Wakasa CNI Di Cikarang Barat Bekasi Kodepos 17530 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah tersebut, tak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tidak sedikit, penderita yang meninggal dunia dampak gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak sukses diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh.

Menurut penelitian yang dijalankan oleh tim Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa rupanya berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung bagian gizi yang lengkap.

\”CGF ini secara alami cakap memaksimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan cara kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yaitu ganggang hijau air tawar yang membantu dalam proses regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) terpenting dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Direkomendasikan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa kalau telah disuarakan positif menderita penyakit DBD melewati pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa semakin tua dan tidak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang dikasih oleh CNI, seperti yang dilansir sebelumnya, selain untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI memiliki fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold adalah komponen dari W Sun Wakasa.

Tak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga jika anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh motivasi dan segar.

Asam nukelat yaitu inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita ialah mencegah kerusakan sel dan pembenaran sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak yaitu penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat betul-betul penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberikan oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yakni CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yakni kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk rekomendasi kosumsi dengan menjaga keadaan tubuh agar sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk membantu proses penyembuhan dengan 30 sampai 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa adalah tipe ganggang hijau air tawar yang dikenal memiliki khasiat kesehatan. Kecuali mengandung berjenis-jenis zat gizi, ganggang hal yang demikian juga mempunyai kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mendukung pertumbuhan, peremajaan, dan perbaikan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella kini gampang diperoleh dalam format suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pengaplikasian suplemen makanan yang ternyata memiliki manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar pakar kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu membeberkan nutraceutical bukan sekedar suplemen makanan biasa. Nutraceutical dijadikan dengan meniru metode-cara standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, penggunaan nutraceutical makin populer sebab mereka ingin mempertahankan kualitas hidup hingga lanjut usia.\” Berkaitan dengan chlorella, lanjut Winsy, selain kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang hal yang demikian kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tidak sehat, paparan matahari, seluruh memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, penerapan gaya hidup sehat adalah langkah terbaik untuk menuntaskan masalah tersebut. Tetapi, karena elemen kesibukan, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella benar-benar menolong.” Dia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta anjuran agar terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Dikala bertemu lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, walaupun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI menyuarakan unsur pengolahan mengatur peran penting dalam menghasilkan suplemen chlorella yang memberi manfaat optimal. \”Sebab ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang amat kukuh yang membikin susah dicerna. Supaya kandungan manfaatnya bisa diserap secara optimal, dinding sel ini semestinya diselesaikan terutamanya dahulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, energi cerna tubuh manusia kepada chlorella hanya 12%. Dengan pemanasan, angkanya cuma meningkat menjadi 26,6%. Tapi, akhirnya ditemukan cara penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh hingga 80%, merupakan memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini telah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang benar-benar besar, pengembangan produk turunannya terus dioptimalkan. Salah satu walhasil berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dijalankan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu menerapkan produk Wakasa Gold. Penelitian dilakukan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 terhadap 84 pasien demam berdarah. Setengah dari pasien-pasien itu diberi tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tak. Alhasil, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih cepat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meskipun yang tak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, situasi tubuh saya tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tak serasi dengan pikiran aku hingga ke gerakan tangan kanan aku yang kian lama kian lemah. Itu buah hati aku melihat kondisi saya, ia langsung membawa saya ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani berjenis-jenis pemeriksaan termasuk menjalankan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta saya untuk langsung opname malam itu juga. Tetapi saya bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk menjalankan rawat jalan saja. Jadi, malam itu saya masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang diberikan oleh dokter Rumah Sakit Kasih Ibu.
Tapi keesokan harinya rupanya kondisi aku menjadi semakin lemah dan saya malah mulai menjadi susah susah berjalan, Kecuali itu, tangan kanan saya tak bisa digerakkan sama sekali dan saya juga menjadi susah berbicara. Sesudah dipaksa oleh anak buah hati, aku malahan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit tersebut, saya bahkan diharuskan untuk langsung opname.

Karenanya, pada tanggal 6 Juli 2008, aku mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani berbagai macam pemeriksaan yang dikerjakan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga meniru anjuran anak saya untuk mengkonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, aku melaksanakan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan aku dengan bantuan seorang yang pakar. Sedikit demi sedikit situasi saya mulai mengalami peningkatan. Sekiranya pada hari pertama dan kedua aku betul betul tak dapat menggerakkan bagian kanan tubuh saya dan sulit untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku telah menunjukkan sedikit perkembangan., Malahan pada hari keenam saya sudah dapat bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, aku sudah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah melihat perkembangan situasi aku setelah opname selama enam hari, dokter bahkan mengijinkan aku untuk pulang Ke rumah. Melainkan sebelum pulang aku diharuskan untuk melakukan terapi infrared terutama dahulu.

Sesudah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi saya sudah menjadi kian menggembirakan. Aku masih terus mengkonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, sedangkan tidak sebanyak ketika masih opname. Kini, 2 bulan sesudah terserang stroke, saya telah bisa berkesibukan seperti umum. Saya telah bisa berjalan dengan bagus, berbincang-bincang dengan normal dan tangan kanan saya malah sudah dapat bergerak, padahal masih sedikit kaku lebih-lebih untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima beri atas perhatiannya. Semoga testimonial saya dapat berguna untuk orang banyak. Selain itu semenjak mengalami stroke, aku juga kian yakin bila produk produk CNI benar benar merupakan produk unggulan yang bisa membantu aku dan keluarga aku untuk menjaga kesehatan.

Spesialis Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Serang Baru Bekasi Kodepos 17330 085221996036

Spesialis Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Serang Baru Bekasi Kodepos 17330 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/spesialis-obat-kanker-servik-wakasa-cni-di-serang-barubekasikodepos-17330-085221996036/Spesialis Obat Kanker Servik Wakasa CNI Di Serang Baru Bekasi Kodepos 17330 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Awal tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah daerah hal yang demikian, tak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tidak sedikit, penderita yang meninggal dunia dampak gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak sukses diselamatkan sebab kehilangan cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh regu Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Gizi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ternyata berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung komponen gizi yang komplit.

\”CGF ini secara alami kapabel mengembangkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yakni ganggang hijau air tawar yang membantu dalam pengerjaan regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) terutama dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Direkomendasikan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jikalau sudah dinyatakan positif menderita penyakit DBD via pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa semakin tua dan tidak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang diberikan oleh CNI, seperti yang dilansir sebelumnya, selain untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI memiliki fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold yakni bagian dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru terhadap kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan fokus tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga sekiranya anda mengosumsi Wakasa, diharapkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh motivasi dan segar.

Asam nukelat ialah inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat tersebut memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita yaitu mencegah kerusakan sel dan pembenaran sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak adalah penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat benar-benar penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberi oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yaitu CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yaitu kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk rekomendasi kosumsi dengan menjaga situasi tubuh supaya sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk membantu proses penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa ialah macam ganggang hijau air tawar yang dikenal memiliki khasiat kesehatan. Kecuali mengandung beragam zat nutrisi, ganggang tersebut juga memiliki kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang menyokong pertumbuhan, peremajaan, dan pembenaran sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella sekarang mudah diperoleh dalam wujud suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang ternyata mempunyai manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar pakar kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu membeberkan nutraceutical bukan sekedar suplemen makanan biasa. Nutraceutical diciptakan dengan mencontoh cara-metode standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, penerapan nutraceutical makin populer karena mereka ingin mempertahankan kwalitas hidup hingga lanjut umur.\” Berkaitan dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang hal yang demikian kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan sang surya, seluruh memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pengaplikasian gaya hidup sehat yaitu langkah terbaik untuk menuntaskan persoalan tersebut. Namun, karena elemen aktivitas, banyak orang kesusahan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella sangat membantu.” Dia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta anjuran agar terhindar dari penyakit itu. Saya anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Dikala bersua lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, walaupun mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI menyuarakan elemen pengolahan mengatur peran penting dalam menciptakan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang sungguh-sungguh kukuh yang membuat susah dicerna. Supaya kandungan manfaatnya bisa diresapi secara maksimal, dinding sel ini harus dituntaskan lebih-lebih dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, kekuatan cerna tubuh manusia kepada chlorella hanya 12%. Dengan pemanasan, angkanya hanya meningkat menjadi 26,6%. Melainkan, hasilnya ditemukan cara penghancur dinding sel chlorella sehingga dapat dicerna oleh tubuh sampai 80%, adalah memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang sangat besar, pengembangan produk turunannya terus dimaksimalkan. Salah satu walhasil berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dijalankan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dijalankan regu gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Ahli Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separo dari pasien-pasien itu diberi tambahan suplemen ekstrak chlorella tersebut, setengahnya lagi tidak. Akhirnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meski yang tidak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, keadaan tubuh aku tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tak selaras dengan pikiran aku sampai ke gerakan tangan kanan aku yang semakin lama semakin lemah. Begitu anak saya mengamati keadaan aku, dia segera membawa aku ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di bagian UGD.

Setelah menjalani bermacam pemeriksaan termasuk menjalankan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta aku untuk seketika opname malam itu juga. Melainkan saya bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk melakukan rawat jalan saja. Jadi, malam itu aku masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang dikasih oleh dokter Rumah Sakit Beri Ibu.
Tapi keesokan harinya rupanya keadaan saya menjadi semakin lemah dan aku pun mulai menjadi sulit susah berjalan, Kecuali itu, tangan kanan saya tak dapat digerakkan sama sekali dan saya juga menjadi susah berdialog. Sesudah dipaksa oleh buah hati si kecil, aku bahkan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Sesudah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, aku bahkan diwajibkan untuk lantas opname.

Karenanya, pada tanggal 6 Juli 2008, aku mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani bermacam-macam variasi pemeriksaan yang dikerjakan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk menjalankan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga mencontoh anjuran buah hati aku untuk mengkonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, aku melakukan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit keadaan aku mulai mengalami peningkatan. Jika pada hari pertama dan kedua aku betul betul tak bisa menggerakkan bagian kanan tubuh saya dan sulit untuk berkomunikasi. Maka, di hari Keempat dan kelima, saya sudah menunjukkan sedikit perkembangan., Malahan pada hari keenam saya sudah bisa bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil dan telah dapat berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, saya telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah memperhatikan perkembangan situasi aku sesudah opname selama enam hari, dokter bahkan mengijinkan aku untuk pulang Ke rumah. Melainkan sebelum pulang aku diharuskan untuk mengerjakan terapi infrared secara khusus dahulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi saya sudah menjadi kian menggembirakan. Saya masih terus mengkonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, meskipun tidak sebanyak dikala masih opname. Kini, 2 bulan sesudah terserang stroke, saya telah bisa beraktivitas seperti biasa. Saya sudah bisa berjalan dengan baik, berdiskusi dengan normal dan tangan kanan aku malah sudah dapat bergerak, meski masih sedikit kaku secara khusus untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya menyuarakan banyak terima beri atas perhatiannya. Semoga testimonial aku dapat berguna untuk orang banyak. Kecuali itu semenjak mengalami stroke, aku juga semakin yakin kalau produk produk CNI benar benar merupakan produk unggulan yang bisa membantu aku dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.

Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17158 085221996036

Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17158 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/jual-herbal-kanker-otak-wakasa-cni-di-mustikajaya-mustika-jayabekasikodepos-17158-085221996036/Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Mustikajaya (Mustika Jaya) Bekasi Kodepos 17158 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Awal tahun 2019 ini, sejumlah daerah di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah tempat hal yang demikian, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tidak sukses diselamatkan sebab kehilangan cairan tubuh.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh regu Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ternyata bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung bagian nutrisi yang komplit.

\”CGF ini secara alami cakap mengembangkan pertumbuhan sel, meningkatkan cara kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, ialah ganggang hijau air tawar yang membantu dalam pelaksanaan regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) terpenting dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Direkomendasikan untuk secepatnya mengkonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa seandainya sudah diungkapkan positif menderita penyakit DBD melewati pemeriksaan laboratorium.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa semakin tua dan tidak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang dikasih oleh CNI, seperti yang diinfokan sebelumnya, selain untuk menolong melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI memiliki fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengkonsumsi Wakasa Gold yakni komponen dari W Sun Wakasa.

Tak hanya untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru kepada kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan konsentrasi tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga kalau anda mengosumsi Wakasa, diharapkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh semangat dan segar.

Asam nukelat ialah inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat hal yang demikian memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita merupakan mencegah kerusakan sel dan koreksi sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak yaitu penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh karena itu asam nukelat betul-betul penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberikan oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yakni CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 yaitu kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk saran kosumsi dengan menjaga keadaan tubuh supaya sehat dengan 10 hingga 15 ml per hari nya. Dan untuk menolong progres penyembuhan dengan 30 hingga 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa adalah tipe ganggang hijau air tawar yang dikenal mempunyai khasiat kesehatan. Kecuali mengandung beraneka zat nutrisi, ganggang hal yang demikian juga mempunyai kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang menunjang pertumbuhan, peremajaan, dan pembenaran sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella kini mudah didapatkan dalam format suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang terbukti memiliki manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar spesialis kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menjelaskan nutraceutical bukan sekedar suplemen makanan lazim. Nutraceutical diciptakan dengan mencontoh cara-sistem standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pemakaian nutraceutical makin populer sebab mereka ingin mempertahankan kualitas hidup hingga lanjut umur.\” Terkait dengan chlorella, lanjut Winsy, selain kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan sang surya, segala memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, penggunaan gaya hidup sehat yaitu langkah terbaik untuk menyelesaikan situasi sulit tersebut. Namun, sebab faktor kesibukan, banyak orang kesulitan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella sungguh-sungguh membantu.” Dia menuturkan banyak penelitian medis menandakan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta rekomendasi agar terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Dikala bersua lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, meski mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI mengungkapkan unsur pengolahan mengendalikan peran penting dalam mewujudkan suplemen chlorella yang memberi manfaat optimal. \”Karena ganggang chlorella memiliki dinding sel yang amat kukuh yang membikin sulit dicerna. Agar kandungan manfaatnya dapat diresapi secara maksimal, dinding sel ini mesti diatasi terutamanya dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, daya cerna tubuh manusia kepada chlorella cuma 12%. Dengan pemanasan, angkanya hanya meningkat menjadi 26,6%. Tetapi, akibatnya ditemukan sistem penghancur dinding sel chlorella sehingga dapat dicerna oleh tubuh hingga 80%, yakni memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang amat besar, pengembangan produk turunannya terus dikembangkan. Salah satu alhasil berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dilakukan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu menggunakan produk Wakasa Gold. Penelitian dilakukan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Ahli Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Separuh dari pasien-pasien itu diberikan tambahan suplemen ekstrak chlorella hal yang demikian, setengahnya lagi tidak. Akhirnya, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, walaupun yang tidak mengkonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian hal yang demikian.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, kondisi tubuh aku tiba tiba menurun. Diawali dengan gerakan kaki yang tak serasi dengan pikiran saya sampai ke gerakan tangan kanan saya yang semakin lama semakin lemah. Itu buah hati saya memperhatikan keadaan saya, ia segera membawa aku ke Rumah Sakit Kasih Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di komponen UGD.

Sesudah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk melakukan CT Scan dan Rontgen, dokter meminta aku untuk lantas opname malam itu juga. Tetapi saya bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk melaksanakan rawat jalan saja. Jadi, malam itu aku masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang diberi oleh dokter Rumah Sakit Kasih Ibu.
Namun keesokan harinya rupanya kondisi aku menjadi semakin lemah dan aku bahkan mulai menjadi sulit susah berjalan, Kecuali itu, tangan kanan aku tidak dapat digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi susah mengobrol. Setelah dipaksa oleh buah hati si kecil, aku malahan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Sesudah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit tersebut, saya pun diwajibkan untuk lantas opname.

Maka, pada tanggal 6 Juli 2008, saya mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani beragam ragam pemeriksaan yang dijalankan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk menjalankan MRI (Magnetic Resonance Imaging), saya juga mencontoh saran anak aku untuk mengonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, saya menjalankan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang pakar. Sedikit demi sedikit kondisi aku mulai mengalami peningkatan. Bila pada hari pertama dan kedua saya betul betul tak bisa menggerakkan komponen kanan tubuh saya dan susah untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku sudah menunjukkan sedikit perkembangan., Malahan pada hari keenam saya telah bisa bangun dari tempat tidur untuk pergi ke kamar kecil dan sudah bisa berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) tersebut, aku telah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Setelah mengamati perkembangan kondisi aku setelah opname selama enam hari, dokter pun mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Melainkan sebelum pulang aku diwajibkan untuk melakukan terapi infrared secara khusus dulu.

Setelah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan situasi saya sudah menjadi kian menggembirakan. Saya masih terus mengkonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak saat masih opname. Kini, 2 bulan setelah terserang stroke, aku telah bisa berkegiatan seperti awam. Saya sudah dapat berjalan dengan bagus, berdiskusi dengan normal dan tangan kanan aku bahkan sudah dapat bergerak, meskipun masih sedikit kaku khususnya untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya saya menyatakan banyak terima beri atas perhatiannya. Semoga testimonial aku dapat bermanfaat untuk orang banyak. Kecuali itu sejak mengalami stroke, aku juga kian yakin kalau produk produk CNI benar benar yaitu produk favorit yang bisa membantu saya dan keluarga aku untuk menjaga kesehatan.

Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Bekasi Barat Bekasi Kodepos 17135 085221996036

Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Bekasi Barat Bekasi Kodepos 17135 085221996036

Eka hp/wa :085221996036

ini no member

wakasa cni

https://cniofficial.com/2019/10/28/jual-herbal-kanker-otak-wakasa-cni-di-bekasi-baratbekasikodepos-17135-085221996036/Jual Herbal Kanker Otak Wakasa CNI Di Bekasi Barat Bekasi Kodepos 17135 085221996036
[/permalin

Review Wakasa CNI Untuk Demam berdarah

Permulaan tahun 2019 ini, sejumlah tempat di Indonesia melaporkan banyaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah tempat hal yang demikian, tidak terkecuali di kota Medan. Dengan banyaknya kasus ini,Tidak sedikit, penderita yang meninggal dunia imbas gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tidak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh.

Berdasarkan penelitian yang dijalankan oleh regu Peneliti dari Penyakit Komponen Dalam RS Karya Bakti Bogor berprofesi sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Nutrisi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti berprofesi secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit sebab mengandung bagian gizi yang komplit.

\”CGF ini secara alami sanggup mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan metode kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, ialah ganggang hijau air tawar yang menolong dalam pelaksanaan regenerasi sel dan menolong mempercepat masa penyembuhan (recovery) terpenting dalam meningkatkan jumlah trombosit.

Disarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jikalau sudah diungkapkan positif menderita penyakit DBD melewati pemeriksaan lab.

Wakasa CNI untuk awet muda

Merasa kian tua dan tak percaya diri lagi dengan bertambahnya usia, nih ada solusi yang diberikan oleh CNI, seperti yang diberitakan sebelumnya, kecuali untuk membantu melawan deman berdarah, W Sun Wakasa yang dihadirkan oleh CNI memiliki fungsi lain lagi seperti untuk regenerasi sel dan awet muda. Dengan mengonsumsi Wakasa Gold yaitu komponen dari W Sun Wakasa.

Tidak cuma untuk menyembuhkan penyakit DBD saja, produk ini juga berfungsi untuk regenerasi sel dan bisa untuk awet muda,ungkap Melani selaku Supervisor CNI Pekanbaru terhadap kru Bertuahpos.com, Kamis (14/1/2016).

Wakasa Gold yang mengandung Chlorella Growth Factor (CGF) dengan konsentrasi tinggi. \”Wakasa\” berasal dari bahasa Jepang yang berarti muda sehingga apabila anda mengosumsi Wakasa, diinginkan tubuh kita akan kembali menjadi muda, penuh semangat dan segar.

Asam nukelat merupakan inti sel yang penting bagi kehidupan. Dalam asam nukelat hal yang demikian memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita yaitu mencegah kerusakan sel dan perbaikan sel yang rusak. Sel sel tubuh yang rusak merupakan penyebab kita sakit atau ada luka dalam tubuh. Oleh sebab itu asam nukelat sangat penting dalam pencegahan dan pemulihan penyakit serta luka dalam tubuh.

Banyak lainnya lagi manfaat yang diberikan oleh Wakasa Gold ini. Kandungan yang terdapat Wakasa Gold yakni CGF (W200) sebanyak 40 persen. Fruktoasa sebanyak 6,2 persen. Esens Lemon sebanyak 0,5 persen. Dl-asam malat sebanyak 0,8 persen dan air sebanyak 52,5 persen.

Kemasan yang dihadirkan terdapat 2 ialah kemasan 300 ml dan 1 liter. Melani menambahkan untuk anjuran kosumsi dengan menjaga kondisi tubuh agar sehat dengan 10 sampai 15 ml per hari nya. Dan untuk menolong cara kerja penyembuhan dengan 30 sampai 45 ml per harinya.

Wakasa CNI Mengandng Chlorella

CHLORELLA pyrenoidosa merupakan variasi ganggang hijau air tawar yang dikenal mempunyai khasiat kesehatan. Selain mengandung bermacam-macam zat gizi, ganggang hal yang demikian juga mempunyai kandungan istimewa, chlorella growth factor (CGF), sebuah zat yang mensupport pertumbuhan, peremajaan, dan perbaikan sel tubuh. Berkat bantuan teknologi, chlorella kini mudah didapat dalam bentuk suplemen kesehatan. Sekarang eranya nutraceutical, pemakaian suplemen makanan yang rupanya memiliki manfaat kesehatan. Chlorella termasuk salah satunya, ujar ahli kesehatan Prof dr Winsy Warouw SpKK, belum lama ini.

Guru Besar Universitas Sam Ratulangi itu menerangkan nutraceutical bukan sekadar suplemen makanan awam. Nutraceutical dihasilkan dengan meniru sistem-sistem standar farmasi, juga melibatkan pembuktian medis atas keamanan dan manfaatnya, serupa dengan obat. Di banyak negara maju, pengaplikasian nutraceutical makin populer sebab mereka berharap mempertahankan kualitas hidup sampai lanjut umur.\” Berkaitan dengan chlorella, lanjut Winsy, kecuali kaya akan protein, vitamin, dan mineral, ganggang tersebut kaya akan antioksidan. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas si pemicu kerusakan sel. \”Polusi, stres, makanan tak sehat, paparan matahari, semua memicu radikal bebas dalam tubuh kita.\” Sejatinya, pemakaian gaya hidup sehat merupakan langkah terbaik untuk menyelesaikan problem tersebut. Tetapi, karena faktor kegiatan, banyak orang kesulitan menjalani pola hidup sehat secara utuh. “Dalam hal ini, suplemen seperti chlorella betul-betul membantu.” Ia menuturkan banyak penelitian medis menggambarkan keunggulan chlorella. “Pernah ada sejumlah anggota militer yang ditugaskan ke daerah endemik malaria meminta rekomendasi supaya terhindar dari penyakit itu. Aku anjurkan konsumsi suplemen chlorella, Sun Chlorella, dan vitamin C. Dikala berjumpa lagi mereka bercerita banyak rekannya kena malaria, meski mereka sehat-sehat saja,” tutur Winsy.

Teknologi pengolahan Chlorella

Herliana Sartika dari Produk Marketing Health Food CNI mengungkapkan faktor pengolahan mengatur peran penting dalam mewujudkan suplemen chlorella yang memberi manfaat maksimal. \”Sebab ganggang chlorella mempunyai dinding sel yang benar-benar kukuh yang membuat susah dicerna. Agar kandungan manfaatnya bisa diresapi secara optimal, dinding sel ini harus dipecahkan terutama dulu, ujarnya mewakili salah satu produsen suplemen chlorella, Sun Chlorella. Tanpa pemecahan dinding sel, lanjutnya, daya cerna tubuh manusia terhadap chlorella cuma 12%. Dengan pemanasan, angkanya cuma meningkat menjadi 26,6%. Tetapi, akhirnya ditemukan sistem penghancur dinding sel chlorella sehingga bisa dicerna oleh tubuh hingga 80%, merupakan memakai alat yang disebut dynomill. Alat ini sudah dipatenkan dan diakui di Jepang dan Amerika.

Mengingat potensi chlorella yang betul-betul besar, pengembangan produk turunannya terus dikembangkan. Salah satu kesudahannya berupa ekstrak yang kaya akan CGF. Di Indonesia, penelitian akan manfaat ekstrak chlorella itu pernah dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, pada 2009. Penelitian itu memakai produk Wakasa Gold. Penelitian dijalankan tim gabungan dari RS Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Dalam Indonesia Cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor pada 2009 kepada 84 pasien demam berdarah. Setengah dari pasien-pasien itu diberi tambahan suplemen ekstrak chlorella tersebut, setengahnya lagi tak. Alhasil, pasien dengan penambahan suplemen itu sembuh lebih pesat, dengan masa perawatan rata-rata 3 hari, meskipun yang tidak mengonsumsi suplemen masa perawatannya rata-rata 5 hari, kata Herliana memaparkan hasil penelitian tersebut.

Testimoni pengguna Wakasa CNI

Pada tanggal 5 Juli 2008, keadaan tubuh saya tiba tiba menurun. Dimulai dengan gerakan kaki yang tak selaras dengan pikiran aku sampai ke gerakan tangan kanan aku yang semakin lama kian lemah. Itu anak aku memperhatikan kondisi saya, dia segera membawa saya ke Rumah Sakit Beri Ibu (Denpasar) untuk diperiksa lebih lanjut di komponen UGD.

Sesudah menjalani bermacam pemeriksaan termasuk menjalankan CT Scan dan Rontgen, dokter minta saya untuk segera opname malam itu juga. Melainkan aku bersikeras menolak opname dan mempertimbangkan untuk melaksanakan rawat jalan saja. Jadi, malam itu saya masih pulang ke rumah sambil menebus resep yang dikasih oleh dokter Rumah Sakit Kasih Ibu.
Melainkan keesokan harinya rupanya keadaan saya menjadi kian lemah dan aku bahkan mulai menjadi sulit susah berjalan, Selain itu, tangan kanan saya tak dapat digerakkan sama sekali dan aku juga menjadi sulit berbicara. Setelah dipaksa oleh buah hati buah hati, saya malah seketika dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Setelah diperiksa oleh dokter Rumah Sakit hal yang demikian, aku malahan diwajibkan untuk seketika opname.

Karenanya, pada tanggal 6 Juli 2008, saya mulai opname di Rumah Sakit Prima Medika. Sembari menjalani bermacam-macam tipe pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter syaraf Rumah sakit Prima Medika, termasuk mengerjakan MRI (Magnetic Resonance Imaging), aku juga meniru rekomendasi buah hati aku untuk mengonsumsi Wakasa Gold, Omega 3 dan Ester C Plus.

Hari Keempat dan kelima opname, aku mengerjakan terapi untuk menggerak gerakkan kaki dan tangan saya dengan bantuan seorang yang spesialis. Sedikit demi sedikit situasi aku mulai mengalami peningkatan. Apabila pada hari pertama dan kedua aku betul betul tidak bisa menggerakkan komponen kanan tubuh saya dan susah untuk berkomunikasi. Karenanya, di hari Keempat dan kelima, aku telah menampakkan sedikit perkembangan., Malah pada hari keenam saya sudah bisa bangun dari daerah tidur untuk pergi ke kamar kecil dan sudah dapat berkomunikasi sedikit sedikit. Dalam waktu 6 hari opname) hal yang demikian, aku sudah menghabiskan 1 botol Wakasa Gold 1 liter, 1 botol Omega 3 dan 4 kotak Ester C Plus.

Sesudah memandang perkembangan keadaan aku setelah opname selama enam hari, dokter malah mengijinkan saya untuk pulang Ke rumah. Tetapi sebelum pulang aku diharuskan untuk melaksanakan terapi infrared terpenting dulu.

Sesudah 1 bulan keluar dari Rumah perkembangan kondisi saya telah menjadi kian menggembirakan. Saya masih terus mengkonsumsi Ester C Plus, Wakasa dan Omega 3, walaupun tak sebanyak saat masih opname. Sekarang, 2 bulan setelah terserang stroke, aku telah bisa berkegiatan seperti umum. Aku telah dapat berjalan dengan bagus, mengobrol dengan normal dan tangan kanan saya malahan telah bisa bergerak, padahal masih sedikit kaku terutamanya untuk mernegang benda benda kecil seperti sendok makan

Sebelum dan sesudahnya aku menyatakan banyak terima kasih atas perhatiannya. Semoga testimonial aku bisa berkhasiat untuk orang banyak. Kecuali itu semenjak mengalami stroke, saya juga semakin yakin kalau produk produk CNI benar benar adalah produk favorit yang bisa membantu saya dan keluarga saya untuk menjaga kesehatan.